Menguasai Teknik Fotografi yang keren!

Siapa sih yang nggak ingin menjadi fotografer profesional? dengan menguasai teknik fotografi berikut kamu bisa lho menjadi fotografer profesional.

Setelah kamu memahami teknik fotografi dasar, sekarang saatnya kamu memahami teknik fotografer profesional yang selalu digunakan oleh fotografer master dalam mengambil sebuah foto yang terlihat begitu mengagumkan.

Untuk menjadi fotografer profesional tidak hanya bermodal peralatan yang lengkap. Salah satu kunci untuk pemula yang ingin mendapatkan hasil foto yang lebih menarik yaitu dengan menguasai teknik fotografi.

Teknik fotografi panorama melingkar dengan efek 3D

Dengan gaya foto melingkar seperti ini, lebih memberikan efek seni pada foto kamu. Kamu akan terlihat lebih jago apabila menguasai teknik ini, karena teknik ini belum banyak yang menyamai lingkaran 3D karya kamu lho.

teknik fotografi panorama 360
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi HRD (High Dynamic Range)

Teknik fotografi HDR ini merupakan teknik yang biasa digunakan bidang fotografi dalam memproduksi sebuah jangkauan cahaya dinamis yang lebih besar dibanding menggunakan teknik fotografi standar.

Kamera non-HDR hanya dapat mengambil gambar dengan jangkauan pencahayaan terbatas, hasilnya kurang detail pada area gelap atau terang.

Sedangkan, teknik fotografi HDR dapat menutupi kekurangan ini dengan mengambil banyak foto pada tingkat pencahayaan berbeda dan menggabungkannya untuk menghasilkan foto dengan jangkauan tone yang lebih luas.

Foto dengan teknik fotografi HDR ini dapat kamu olah di aplikasi photoshop.

teknik fotografi
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi high speed

Teknik fotografi high speed pada dasarnya adalah teknik menangkap gambar dengan shutter speed yang sangat cepat. Shutter speed yang digunakan dalam teknik fotografi high speed jauh lebih cepat, 1/8000 detik.

Dengan shutter speed yang lebih cepat tersebut, kamu dapat membekukan peristiwa yang ingin kamu bidik dan menghilangkan blur yang mengganggu.

Mengambil teknik fotografi high speed harus menggunakan lensa dengan aperture yang lebar, pencahayaan yang terang atau ketepatan pengaturan ISO. Ditambah lagi, kamera kamu harus memiliki sensor yang baik, shutter, dan lampu sorot yang juga baik.

teknik fotografi
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi soft focus

Teknik fotografi soft focus dapat kamu hasilkan dengan menggunakan kamera khusus yang menciptakan garis lembut di foto sedikit buram dan garis tepi yang tajam.

Gaya foto dengan teknik fotografi ini sering diibaratkan dengan dreamy atau glamour style yang banyak digunakan untuk fotografi fashion atau fotografi wedding.

Beberapa kamera dapat menghasilkan foto soft focus, atau kamu bisa menggunakan cara yang lebih ekonomis yaitu dengan meletakan lensa soft focus di depan lensa biasa kemudian kamu berikan efek dengan menggunakan aplikasi photoshop.

teknik fotografi soft focus
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi infrared

Teknik fotografi infrared adalah seni dalam menangkap cahaya yang tak terlihat, sehingga disebut spektrum warna infra red.

Beberapa kamera digital saat ini sangat memungkinkan untuk memotret infra red.

Jika kamu ingin menghasilkan foto infra red yang kamu perlukan adalah filter infra red dan tripod. Tripod digunakan untuk memotret dengan shutter speed yang lambat sehingga dapat terekam pergerakan dalam foto dan juga exposure kecil.

teknik fotografi infrared
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi fisheye

Teknik fotografi fisheye membutuhkan lensa fisheye dengan pandangan 180 derajat. Dengan menggunakan teknik ini fotografer dapat menghasilkan foto dengan perspektif berbeda baik dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor).

Angle yang super lebar dengan titik focus tertentu dapat memberikan warna yang berbeda saat menghasilkan sebuah foto.

Pada awalnya penggunaan lensa fisheye ini digunakan untuk kepentingan memotret seluruh awan untuk penelitian di bidang meteorologi. Namun seiring berjalannya waktu penggunaan lensa fisheye semakin marak digunakan untuk kepentingan memotret objek lain guna menghasilkan foto dengan perspektif yang berbeda.

teknik fotografi fisheye
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi levitasi

Teknik fotografi levitasi menghasilkan sebuah objek foto yang seolah-olah melayang. Pada prosesnya teknik fotografi ini dilakukan dengan cara manual ataupun melalui proses editing.

Untuk mendapatkan hasil foto dengan teknik fotografi ini kamu harus mengatur shutter speed dengan sangat tinggi agar menghasilkan objek foto yang freeze pada saat melayang.

Dalam pembuatan foto levitasi diharapkan dilakukan pada saat kondisi pencahayaan cukup karena kamu membutuhkan shutter speed tinggi. Namun, apabila kamu tidak mendapatkan pencahayaan yang cukup agar shutter speed kamu bisa tinggi, maka kamu bisa mengatur ISO dan aperture kamera kamu untuk menyesuaikan penggunaan shutter speed tinggi.

teknik fotografi levitasi
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi siluet

Dengan teknik fotografi siluet kamu akan mendapatkan foto dengan objek yang gelap total dan latar belakang yang terang, sehingga objek utama dalam sebuah foto hanya terlihat bentuknya saja.

Penggunaan teknik fotografi ini tidaklah sulit, kamu hanya perlu mematikan flash dan mencari waktu kondisi pencahayaan yang tepat. Waktu yang tepat untuk melakukan foto siluet adalah pada saat sunrise dan sunset. Namun, kamu juga bisa melakukannya kapanpun asal mendapat pencahayaan pencahayaan yang tepat dan latar belakang yang menarik.

Perhatikan ukuran exposure sebelum melakukan teknik fotografi ini, usahakan menggunakan mode manual pada kamera kamu.

teknik fotografi siluet
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi light painting

Dalam proses pembuatannya teknik fotografi light painting memanfaatkan shutter speed yang lambat atau long exposure. Sehingga kamera dapat merekam jejak cahaya dan membentuk berbagai macam model sesuai keinginan kamu.

Karena teknik fotografi ini memanfaatkan shutter speed lambat, sehingga kamu membutuhkan tripod agar hasil foto tidak blur.

teknik fotografi long exposure
sumber gambar: flickr.com

Teknik fotografi stroboscopic

Untuk teknik fotografi stroboscopic kamu memerlukan flash dengan tipe tertentu dari berbagai merek yang ada. Karena tidak semua flash dapat digunakan untuk menghasilkan foto dengan teknik ini.

Beberapa flash yang mempunyai mode untuk bisa menciptakan efek ini antara lain: Canon 580 ex ii, Canon 600 EX RT, Nikon SB 900, Nikon SB 910, Sony HVL 43, HVL 60 dan beberapa tipe dari merek Yongnuo.

Mode yang digunakan pada flash untuk menggunakan teknik fotografi ini dikenal dengan istilah repeat (disingkat RPT) pada Nikon dan Multi pada Canon dan Yongnuo. Fungsi dari RPT/ MULTI pada flash adalah flash mampu menyala beberapa jika kita pencet tombol pilotnya meski hanya sekali. Dan Jika dipasang pada hot shoe kamera kita, flash akan menyala beberapa kali jika kita menekan sekali tombol shutter kamera kita (Note: pakai speed yang relatif lambat untuk mencobanya).

teknik fotografi stroboscopic
sumber gambar: flickr.com

Bagaimana? foto-foto dari fotografer profesional tersebut luar biasa bukan? menjadi fotografer profesional memang tidak mudah, butuh usaha keras untuk mencapainya. Tetapi jika kamu tekun berlatih dan tidak mudah menyerah, menjadi fotografer profesional dapat kamu peroleh.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *